Thu, 02 Feb 2023

Seputar Bandung, 30 Dec 2022 11:28 - 1 bulan yang lalu

Bupati Dadang Supriatna : Cibiru Wetan Merupakan Desa Andalan di Kabupaten Bandung

  • Zola

Klikjabar

0 suka
48 dilihat
0 komentar
Seputar Bandung
image

KLIKJABAR.ID - Bupati Bandung HM Dadang Supriatna menyatakan bahwa Desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung merupakan sebuah desa andalan di Kabupaten Bandung. Desa Cibiru Wetan ditetapkan desa menjadi percontohan antikorupsi di tingkat nasional.

"Saya yakin dan insya Allah untuk kepala desa se-Kecamatan Cileunyi, semuanya antikorupsi. Kedepannya tidak hanya Desa Cibiru Wetan yang ditetapkan menjadi desa percontohan antikorupsi. Tetapi mudah-mudahan desa-desa lainnya bisa menjadikan virus-virus yang positif sehingga para kepala desa lainnya bisa mengikuti Kepala Desa Cibiru Wetan," kata Bupati Bandung saat menghadiri kegiatan Bunga Desa ke-19 di Desa Cibiru Wetan, Rabu (28/12/2022) malam.

Dalam sambutannya saat kegiatan berlangsung Selama, Bupati Dadang Supriatna mengatakan bahwa memasuki bulan ke-20 kepemimpinannya, ada peningkatan yang luar biasa dari pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Bandung. Pada tahun 2021, PAD Kabupaten Bandung sebesar Rp 960 miliar, dan tahun 2022 ini dirinya optimis PAD Kab. Bandung dapat mencapai Rp 1,2 triliun.

Selanjutnya Bupati Bandung pun turut menjelaskan keberpihakannya terhadap guru ngaji melalui pemberian insentif kepada para ustadz/ustadzah ditambah BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. 

Dengan alokasi anggaran Rp 109 miliar setiap tahunnya dan apabila terjadi kecelakaan akan dibiayai BPJS. Selain itu apabika ustadz / ustadzah meninggal dunia akan mendapatkan santunan kematian sebesar Rp 42 juta yang diterima oleh ahli waris. 

Dadang Supriatna mengatakan, program pemberian insentif kepada para ustadz/ustadzah sudah berjalan. Hal itu sebagai bentuk perhatian dirinya untuk memuliakan para ulama di Kabupaten Bandung. 

Di Kabupaten Bandung, katanya, tercatat 23.000 ustadz/ustadzah, dan di antaranya 17.000 orang sudah mendapatkan uang insentif dan sisanya akan dilaksanakan secara bertahap. 

Bupati Bandung pun mengungkapkan bahwa dirinya juga memperhatikan nasib RT, RW, Linmas dan Perangkat Desa.

"RT, RW, dan Perangkat Desa adalah unjuk tombak pelayanan di masyarakat," katanya. 

Oleh karenanya sebagai Bupati Bandung dirinya berupaya memperhatikan dan memperbaiki kesejahteraan unsur pemerintahan sampai ke tingkat yang paling bawah atau RT. 

Selanjutnya Bupati Bandung menyebutkan bahwa Pemkab Bandung sudah menerima penghargaan sebanyak 125 penghargaan dalam berbagai bidang.

"Itu hasil daripada kinerja semua ASN maupun masyarakat Kabupaten Bandung," katanya.

Selain itu Dadang Supriatna pun mengungkapkan bahwa Kabupaten Bandung mendapatkan bonus kinerja dari pemerintah pusat melalui program dana insentif daerah (DID). Bonus kinerja pertama sebesar Rp 8,9 miliar, dan bonus kedua sebesar Rp 11,4 miliar.

"Total kurang lebih sekitar Rp 20 miliar. Ini sejarah Kabupaten Bandung, dua kali menerima bonus kinerja," katanya. 

Menurutnya, semua anggaran sebesar itu diberikan kepada masyarakat Kabupaten Bandung, melalui penyaluran paket sembako.

"Sekitar 140.000 paket sembako dibagikan kepada masyarakat Kabupaten Bandung," katanya.

Bupati pun mengungkapkan bahwa dirinya tidak ingin mendengar masih ada masyarakat Kabupaten Bandung yang kelaparan. Oleh karenanya Bupati Bandung mengingatkan kepada para kepala desa untuk memperhatikan masyarakatnya.

"Minimal kepala desa menyiapkan satu kwintal beras di desa masing-masing. Demi kepentingan masyarakat, dan demi kesehatan masyarakat dan Ingat, bahwa kita sebagai pelayan masyarakat," tegasnya. 

Bupati Bandung pun mengungkapkan bahwa Pemkab Bandung pada 2021 sudah merealisasikan perbaikan rumah tidak layak huni mencapai 7.378 rumah, dan tahun 2022 sebanyak 7.300 rumah lebih.

"Diharapkan program ini terus berjalan, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Bandung," harapnya. 

Ia pun menjelaskan DAK/DAU Kabupaten Bandung, yang sebelumnya mencapai Rp 1,9 triliun dan meningkat pada tahun depan menjadi Rp 4,2 triliun. 

Sementara itu, Kepala Desa Cibiru Wetan Hadian Supriatna menyatakan tahun ini merupakan tahun prestasi bagi Bupati Bandung dan Cibiru Wetan. 

Hadian menuturkan, selama Desa Cibiru Wetan mengikuti lomba desa antikorupsi terus dikawal oleh Pemkab Bandung dari sejak tingkat wilayah hingga tingkat nasional. 

"Terima kasih Pak Bupati. Kami persembahkan penghargaan-penghargaan yang diterima Desa Cibiru Wetan melengkapi 100 lebih fenomenal Bupati Bandung dalam hitungan waktu yang singkat meraih penghargaan yang luar biasa," katanya.

Tags:

Komentar

Belum ada komentar !

Kirim Komentar

Anda belum dapat berkomentar. Harap Login terlebih dahulu